jump to navigation

Sejarah Israel (Biadab) 2 Januari 2009

Posted by isaninside in Berita.
Tags:
trackback

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan nama Israel. Terutama setelah penyerangan besar-besaran. Sebenarnya siapa bangsa Israel itu?

Nama Yahudi barangkali diambil dari Yehuda. Yehuda adalah salah seorang putra nabi Yakub (Kejadian 29: 22) yang kemudian hari dijadikan nama salah satu kerajaan Israel yang pecah menjadi dua, setelah Solomon (Sulaiman) meninggal (1 Raja-Raja 12). Sedangkan nama Israel adalah nama yang diberikan Tuhan kepada Yakub, setelah Yakub memenangkan pergulatan melawan Tuhan (Kejadian 32:28). Karena dosa-dosanya yang sudah tidak termaafkan lagi, bangsa Israel ini dihukum oleh Tuhan dengan menghancurkan kerajaan yang mereka miliki (2 Raja-Raja 17:7-23).

Bangsa Yahudi sangat terobsesi oleh kitab suci mereka, bahwa hanya merekalah satu-satunya bangsa yang dipilih oleh Tuhan untuk menguasai dunia ini. Bukankah Tuhan juga yang menyatakan kepada nenek moyang mereka Ibrahim, bahwa dari keturunan Ibrahimlah Tuhan akan menurunkan raja-raja didunia ini. Bagi mereka, keturunan Ibrahim hanyalah anak cucu yang lahir dari Sarah, isteri pertama Ibrahim, sehingga keberadaan Ismael anak sulung Ibrahim dari Hajar, dianggap tidak ada. Atas kecongkakkan dan kesombongan ini, Tuhan murka kepada bani Israel. Beratus-ratus tahun mereka menjadi warga negara kelas kambing yang tertindas di negeri Firaun. Setelah Musa berhasil membawa mereka keluar dari Mesir, bangsa Israel sempat mempunyai kerajaan yang dibangun oleh Daud dan mencapai masa keemasannya ditangan Solomon. Kerajaan yang kemudian pecah menjadi dua karena intrik anak-anak Solomon, lalu menjadi lemah dan akhirnya mereka dijajah oleh Firaun Nekho (2 Raja-Raja 23:31-35). Diusir sebagai orang buangan oleh Nebukadnezar bangsa Babilonia (2 Raja-Raja 25:1-21). Dijajah oleh Romawi. Dimusnahkan oleh Nazi, Jerman. Kesemuanya itu adalah hukuman Tuhan, kepada bangsa yang oleh Yesus (Isa al Masih) disebut sebagai keturunan bangsa ular beludak (Matius 23:33). Hukuman tersebut tidak membuat mereka jera, dan bertobat. Malah menjadikan dendam kesumat dihati bangsa ini untuk melawan Tuhan, Allah Maha Pencipta.

Kecongkakkan mereka dengan menganggap diri sebagai bangsa pilihan Tuhan satu-satunya yang berhak memerintah dunia ini, membuat mereka dengan sombongnya bersumpah, untuk memerangi agama lain selain agama mereka dengan segala cara, persis ketika Iblis bersumpah kepada Tuhan untuk memperdayai anak cucu Adam, sampai dunia kiamat nanti. Tuhanpun memperingatkan ummat Islam, melalui Al-Quran untuk berhati-hati terhadap tipu daya Yahudi ini.

Pegangan mereka adalah kitab Talmud. Yang merupakan kitab setan, karena sangat jauh menyimpang, bahkan mungkin bertolak belakang dengan ajaran Taurat.

Nabi Daud AS, yang juga raja, menaklukkan bukit Zion yang merupakan benteng dari kaum Yabus. Nabi Daud AS tinggal di benteng itu dan diberinya nama: “bandar Daud” (Samuel II 5:7-9)

Sejak itu maka Zion menjadi tempat suci, dikeramatkan orang-orang Yahudi yang mereka percayai bahwa Tuhan tinggal di tempat itu: “Indahkanlah suaramu untuk Tuhan Yang menetap di Zion” (Mazmur 9:11).

Zionisme ialah gerakan orang-orang Yahudi yang bersifat ideologis untuk menetap di Palestina, yakni di bukit Zion dan sekitarnya. Walaupun Nabi Musa AS tidak sampai pernah menginjakkan kaki beliau di sana, namun orang-orang Yahudi menganggap Nabi Musa AS adalah pemimpin pertama kaum Zionis.

Untuk mencapai cita-citanya, Zionisme membangkitkan fanatisme kebangsaan (keyahudian), keagamaan dengan mempergunakan cara kekerasan untuk sampai kepada tujuannya. Zionisme memakai beberapa tipudaya untuk mengurangi dan menghilangkan sama sekali penggunaan kata “Palestina”, yakni mengganti dengan perkataan-perkataan lain yang berkaitan dengan sejarah bangsa Yahudi di negeri itu. Digunakanlah nama “Israel” untuk negara yang telah didirikan oleh mereka, sebab Zionisme di Palestina identik dengan kekerasan, kezaliman dan kehancuran. Kaum Zionis mengambil nama Israel adalah untuk siasat guna mengelabui dan menipu publik, bahwa negara Israel itu tidak akan menggunakan cara-cara yang biasa digunakan oleh kaum Zionis. Pada hal dalam hakikatnya secra substansial tidaklah ada perbedaan sama sekali antara Israel dengan Zionisme. Israel sendiri berasal dari dua kata, isra mempunyai arti hamba, dan ell berarti Allah.

Secara substansial protokol Zionisme adalah suatu konspirasi jahat terhadap kemanusiaan. Protokol berarti pernyataan jika dinisbatkan kepada para konseptornya, dan berarti laporan yang diterima serta didukung sebagai suatu keputusan jika dikaitkan pada muktamar di Bale, Switzerland, tahun 1897, yang diprakarsai oleh Teodor Herzl.

.

Protokol-protokol itu yang sebagai dokumen rahasia disimpan di tempat rahasia, namun beberapa diantaranya dibocorkan oleh seorang nyonya berkebangsaan Perancis yang beragama Kristen dalam tahun 1901. Dalam perjumpaan nyonya itu dengan seorang pemimpin teras Zionis di rumah rahasia golongan Mesonik di Paris, nyonya itu sempat melihat sebagian dari protokol-protokol itu. Nyonya itu sangat trperanjat setelah membaca isinya. Ia berhasil mencuri sebagian dari dokumen rahasia itu, yang disampaikannya kepada Alex Nikola Nivieh, ketua dinas rahasia Kekaisaran Rusia Timur.

Sebagian kecil dari protokol-protokol Zionisme itu akan disampaikan seperti berikut:

  1. Manusia terbagi atas dua bagian, yaitu Yahudi dan non-Yahudi yang disebut Joyeem, atau Umami. Jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, hanya mereka sajalah anak-anak Tuhan yang suci-murni. Kaum Umami berasal-usul dari syaithan, dan tujuan penciptan Umami ini untuk berkhidmat kepada kaum Yahudi. Jadi kaum Yahudi merupakan pokok dari anasir kemanusiaan sedangkan kaum Umami adalah sebagai budak Yahudi. Kaum Yahudi boleh mencuri bahkan merampas harta benda kaum Umami, boleh menipu mereka, berbohong kepada mereka, boleh menganiaya, boleh membunuh serta memperkosa mereka. Sesungguhnya tabiat asli kaum Yahudi ini bukan hanya ada disebutkan dalam protokol dokumen rahasia Zionis tersebut, melainkan ini adalah warisan turun temurun sejak cucu Nabi Ibrahim AS dari jalur Nabi Ishaq AS ini mulai mengalami dekadensi (baca: busuk ke dalam), yaitu sepeninggal Nabi Sulaiman AS. Ini diungkap dalam Al Quran (transliterasi huruf demi huruf): QALWA LYS ‘ALYNA FY ALAMYN SBYL (S. AL ‘AMRAN, 75), dibaca: qa-lu- laysa ‘alayna- fil ummiyyi-na sabi-l (s. ali ‘imra-n), artinya: mereka berkata tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (3:75).
  2. Protokol Zionisme tentang faham jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, hanya mereka sajalah anak-anak Tuhan yang suci-murni, sangatlah menyimpang dari syari’at yang dibawakan oleh Nabi Musa AS. Mereka yang menyimpang inilah yang dimaksud dengan almaghdhu-b, artinya yang dimurkai dalam Surah Al Fa-tihah ayat 7.
  3. Protokol-protokol Zionisme itu merancang juklatnya dengan menye-barkan faham-faham yang bermacam-macam. Faham yang mereka tebarkan berbeda dari masa ke masa. Suatu waktu mempublikasikan sekularisme kapitalisme, suatu waktu menebar atheisme komunisme, suatu waktu berse-lubung agnostik sosialisme. Untuk menebarkan pengaruh internasional, protokol-protokol itu antara lain berisikan perencanaan keuangan bagi kerajaan Yahudi Internasional yang menyangkut mata uang, pinjaman-pinjaman, dan bursa. Media surat kabar adalah salah satu kekuatan besar dan melalui jalan ini akan dapat memimpin dunia. Manusia akan lebih mudah ditundukkan dengan bencana kemiskinan daripada ditundukkan oleh undang-undang.

Pada tahun 1902 dokumen rahasia Zionis itu diterbitkan dalam bentuk buku berbahasa Rusia oleh Prof. Nilus dengan judul ‘PROTOKOLAT ZIONISME’. Dalam kata pengantarnya Prof. Nilus berseru kepada bangsanya agar berhati-hati akan satu bahaya yang belum terjadi. Dengan seruan itu terbongkarlah niat jahat Yahudi, dan hura-hura pun tak bisa dikendalikan lagi, dimana saat itu telah terbantai lebih kurang 10.000 orang Yahudi. Theodor Herzl, tokoh Zionis Internasional berteriak geram atas terbongkarnya Protokolat mereka yang amat rahasia itu, karena tercuri dari pusat penyim-panannya yang dirahasiakan, dan penyebar-luasannya sebelum saatnya akan membawa bencana. Peristiwa pembantaian atas orang-orang Yahudi itu mereka rahasiakan. Lalu mereka ber-gegas membeli dan memborong habis semua buku itu dari toko-toko buku. Untuk itu, mereka tidak segan-segan membuang beaya apa saja yang ada, seperti ; emas, perak, wanita, dan sarana apa saja, asal naskah-naskah itu bisa disita oleh mereka.

.

Mereka menggunakan semua pengaruhnya di Inggris, supaya Inggris mau menekan Rusia untuk menghentikan pembantaian terhadap orang-orang Yahudi di sana. Semua itu bisa terlaksana setelah usaha yang amat berat.

Pada tahun 1905 kembali Prof. Nilus mencetak ulang buku itu dengan amat cepat dan mengherankan. Pada tahun 1917 kembali dicetak lagi, akan tetapi para pendukung Bolshvic menyita buku protokolat itu dan melarangnya sampai saat ini. Namun sebuah naskah lolos dari Rusia dan diselun-dupkan ke Inggris oleh seorang wartawan surat kabar Inggris ‘The Morning Post’ yang bernama Victor E.Mars dan dalam usahanya memuat berita revolusi Rusia. Ia segera mencarinya di perpustakaan Inggris, maka didapatinya estimasi tentang akan terjadinya revolusi komunis. Ini sebelum lima belas tahun terjadi, yakni di tahun 1901. Kemudian wartawan itu menterjemahkan Protokolat Zionis itu ke dalam bahasa Inggris dan dicetak pada tahun 1912.

Hingga kini tidak ada satu pun penerbit di Inggris yang berani mencetak Protokolat Zionis itu, karena kuatnya pengaruh mereka di sana. Demikian pula terjadi di Amerika. Kemudian buku itu muncul dicetak di Jerman pada tahun 1919 dan tersebar luas ke beberapa negara. Akhirnya buku itu diterjemah-kan ke dalam bahasa Arab, antara lain oleh Muhammad Khalifah At-Tunisi dan dimuat dalam majalah Mimbarusy-Syarq tahun 1950. Perlu diketahui, bahwa tidak ada orang yang berani mempublikasikan Protokolat itu, kecuali ia berani menghadapi tantangan dan kritik pedas pada koran-koran mereka, sebagaimana yang dialami oleh penerjemah ke dalam bahasa Arab yang dikecam dalam dua koran berbahasa Perancis yang terbit di Mesir.

Setelah melalui proses yang amat panjang akhirnya pada 14 Mei 1948 silam, kaum Yahudi memproklamirkan berdirinya negara Israel. Dengan kemerdekaan ini, cita-cita orang orang Yahudi yang tersebar di berbagai belahan dunia untuk mendirikan negara sendiri, tercapai. Mereka berhasil melaksanakan “amanat” yang disampaikan Theodore Herzl dalam tulisannya Der Judenstaat (Negara Yahudi) sejak 1896. Tidaklah mengherankan jika di tengah-tengah negara-negara Timur Tengah yang mayoritas menganut agama Islam, ada sekelompok manusia yang berkebudayaan dan bergaya hidup Barat. Mereka adalah para imigran Yahudi yang didatangkan dari berbagai negara di dunia karena mengalami pembantaian oleh penguasa setempat.

Sejak awal Israel sudah tidak diterima kehadirannya di Palestina, bahkan di daerah mana pun mereka berada. Karena merasa memiliki keterikatan historis dengan Palestina, akhirnya mereka berbondong-bondong datang ke Palestina. Imigrasi besar-besaran kaum Yahudi ini terjadi sejak akhir tahun 1700-an. Akibat pembantaian diderita, maka mereka merasa harus mencari tempat yang aman untuk ditempati. Oleh Inggris mereka ditawarkan untuk memilih kawasan Argentina, Uganda, atau Palestina untuk ditempati, tapi Herzl lebih memilih Palestina.

Herzl adalah The Founding Father of Zionism. Dia menggunakan zionisme sebagai kendaraan politiknya dalam merebut Palestina. Kemampuannya dalam melobi para penguasa dunia tidak diragukan lagi. Sederetan orang-orang terkenal di dunia seperti Paus Roma, Kaisar Wilhelm Jerman, Ratu Victoria Inggris, dan Sultan Turki di Istambul telah ditaklukkannya. Zionisme adalah otak dalam perebutan wilayah Palestina dan serangkaian pembantaian yang dilakukan Yahudi.

Dengan berdatangannya bangsa Yahudi ke Palestina secara besar-besaran, menyebabkan kemarahan besar penduduk Palestina. Gelombang pertama imigrasi Yahudi terjadi pada tahun 1882 hingga 1903. Ketika itu sebanyak 25.000 orang Yahudi berhasil dipindahkan ke Palestina. Mulailah terjadi perampasan tanah milik penduduk Palestina oleh pendatang Yahudi. Bentrokan pun tidak dapat dapat dihindari. Kemudian gelombang kedua pun berlanjut pada tahun 1904 hingga 1914. Pada masa inilah, perlawanan sporadis bangsa Palestina mulai merebak.

Berdasarkan hasil perjanjian Sykes Picot tahun 1915 yang secara rahasia dan sepihak telah menempatkan Palestina berada di bawah kekuasaan Inggris. Dengan berlakunya sistem mandat atas Palestina, Inggris membuka pintu lebar-lebar untuk para imigran Yahudi dan hal ini memancing protes keras bangsa Palestina.

Aksi Inggris selanjutnya adalah memberikan persetujuannya melalui Deklarasi Balfour pada tahun 1917 agar Yahudi mempunyai tempat tinggal di Palestina. John Norton More dalam bukunya The Arab-Israeli Conflict mengatakan bahwa Deklarasi Balfour telah menina-bobokan penguasa Arab terhadap pengkhiatan Inggris yang menyerahkan Palestina kepada Zionis.

Pada tahun 1947 mandat Inggris atas Palestina berakhir dan PBB mengambil alih kekuasaan. Resolusi DK PBB No. 181 (II) tanggal 29 November 1947 membagi Palestina menjadi tiga bagian. Hal ini mendapat protes keras dari penduduk Palestina. Mereka menggelar demonstrasi besar-besaran menentang kebijakan PBB ini. Lain halnya yang dilakukan dengan bangsa Yahudi. Dengan suka cita mereka mengadakan perayaan atas kemenangan besar ini. Bantuan dari beberapa negara Arab dalam bentuk persenjataan perang mengalir ke Palestina. Saat itu pula menyusul pembubaran gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir dan pembunuhan terhadap Hasan al-Banna yang banyak berperan dalam membela Palestina dari cengkraman Israel.

Apa yang dilakukan Yahudi dalam merebut Palestina tidaklah terlepas dari dukungan Inggris dan Amerika. Berkat dua negara besar inilah akhirnya Yahudi dapat menduduki Palestina secara paksa walaupun proses yang harus dilalui begitu panjang dan sulit. Palestina menjadi negara yang tercabik-cabik selama 30 tahun pendudukan Inggris. Sejak 1918 hingga 1948, sekitar 600.000 orang Yahudi diperbolehkan menempati wilayah Palestina. Penjara-penjara dan kamp-kamp konsentrasi selalu dipadati penduduk Palestina akibat pemberontakan yang mereka lakukan dalam melawan kekejaman Israel.

Tahun 1956, Gurun Sinai dan Jalur Gaza dikuasai Israel, setelah gerakan Islam di kawasan Arab dipukul dan Abdul Qadir Audah, Muhammad Firgholi, dan Yusuf Thol’at yang terlibat langsung dalam peperangan dengan Yahudi di Palestina dihukum mati oleh rezim Mesir. Dan pada tahun 1967, semua kawasan Palestina jatuh ke tangan Israel. Peristiwa itu terjadi setelah penggempuran terhadap Gerakan Islam dan hukuman gantung terhadap Sayyid Qutb yang amat ditakuti kaum Yahudi. Tahun 1977, terjadi serangan terhadap Libanon dan perjanjian Camp David yang disponsori oleh mendiang Anwar Sadat dari Mesir

.

Akhirnya pada Desember 1987, perjuangan rakyat Palestina terhimpun dalam satu kekuatan setelah sekian lama melakukan perlawanan secara sporadis terhadap Israel. Gerakan Intifadhah telah menyatukan solidaritas rakyat Palestina. Intifadhah merupakan aksi pemberontakan massal yang didukung massa dalam jumlah terbesar sejak tahun 1930-an. Sifat perlawanan ini radikal revolusioner dalam bentuk aksi massal rakyat sipil.

Adanya kehendak kolektif untuk memberontak sudah tidak dapat ditahan lagi. Untuk tetap bertahan dalam skema transformasi masyarakat yang menghindari aksi kekerasan, maka atas prakarsa Syekh Ahmad Yassin dibentuklah HAMAS (Harakah al-Muqawwah al-Islamiyah) pada bulan Januari 1988, sebagai wadah aspirasi rakyat Palestina yang bertujuan mengusir Israel dari Palestina, mendirikan negara Islam Palestina, dan memelihara kesucian Masjid Al-Aqsha. HAMAS merupakan “anak” dari Ikhwanul Muslimin karena para anggotanya berasal dari para pengikut gerakan Ikhwanul Muslimin. Perlawanan terhadap Israel semakin gencar dilakukan dan mengakibatkan kerugian material bagi Israel berupa kehancuran pertumbuhan ekonomi, penurunan produksi industri dan pertanian, serta penurunan investasi. Kerugian lainnya yaitu hilangnya ketenangan dan rasa aman bangsa Israel.

Tidak ada manipulasi sejarah yang lebih dahsyat dari pada yang dilakukan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina. Kongres Zionis I di Basle merupakan titik balik dari sejarah usaha perampasan tanah Palestina dari bangsa Arab. Namun hebatnya, para perampas ini tidak dianggap sebagai ”perampok” tetapi malahan dipuja sebagai ”pahlawan” dan bangsa Arab yang melawannya dianggap sebagai ”teroris” dan penjahat yang perlu dihancurkan.

Salah satu kunci untuk memahami semua ini ialah karena sejak Kongres I kaum Zionis sudah mengerti kunci perjuangan abad XX yakni: diplomasi, lobi, dan penguasaan media massa. Herzl sebagai seorang wartawan yang berpengalaman dengan tangkas memanfaatkan tiga senjata andal dalam perjuangan politik abad modern ini. Sejak Kongres I, dia sangat rajin melobi para pembesar di Eropa, mendekati wartawan, dan melancarkan diplomasi ke berbagai negara. Hasilnya sungguh luar biasa. Zionisme lantas diterima sebagai gerakan politik yang sah bagi usaha merampas tanah Palestina untuk bangsa Yahudi.

Tokoh-tokoh Yahudi banyak terjun ke media massa, terutama koran dan industri film. Hollywood misalnya didirikan oleh Adolf Zuckjor bersaudara dan Samuel-Goldwyn-Meyer (MGM). Dengan dominasi yang luar biasa ini, mereka berhasil mengubah bangsa Palestina yang sebenarnya adalah korban kaum Zionis menjadi pihak ”penjahat”.

.

Apakah anda tau siapa yang menguasai kantor-kantor berita seperti Reuter, Assosiated Press, United Press International, surat kabar Times dan jaringan telivisi terkenal dunia serta perusahaan film di Holywood? Semuanya adalah bangsa Yahudi. Reuter didirikan oleh Yahudi Jerman, Julius Paul Reuter yang bernama asli Israel Beer Josaphat. Melalui jaringan informasi dan media komunikasi massa inilah mereka menciptakan image negatif terhadap Islam, seperti Islam Fundamentalis, Islam Teroris, dan lain sebagainya. Demikian gencarnya propaganda ini, sampai-sampai orang Islam sendiri ada yang phobi Islam.

Edward Said, dalam bukunya Blaming The Victims secara jitu mengungkapkan bagaimana media massa Amerika menciptakan gambaran negatif bangsa Palestina. Sekitar 25 persen wartawan di Washington dan New York adalah Yahudi, sebaliknya hampir tidak ada koran atau TV Amerika terkemuka yang mempunyai wartawan Arab atau Muslim. Kondisi ini berbeda dengan media Eropa yang meskipun dalam jumlah terbatas masih memiliki wartawan Arab atau muslim. Dengan demikian laporan tentang Palestina di media Eropa secara umum lebih ”fair” daripada media Amerika.

Edward Said yang terkenal dengan bukunya Orientalism (Verso 1978), menguraikan apa yang dilakukan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina merupakan praktik kaum Orientalis yang sangat nyata. Pertama, sejarah ditulis ulang, yakni Palestina sebelum berdirnya Israel ialah: wilayah tanpa bangsa untuk bangsa yang tidak mempunyai tanah air. Kedua, bangsa Palestina yang menjadi korban dikesankan sebagai bangsa biadab yang jadi penjahat. Ketiga, tanah Palestina hanya bisa makmur setelah kaum Zionis beremigrasi ke sana.

Penulis :
Agam Rosyidi
http://agam.rosyidi.com/sejarah-bangsa-israel/

Referensi:
swaramuslim
Hidayatullah Mei 2002
H.Muh.Nur Abdurrahman Makassar
mowen1id@yahoo.com

Komentar»

1. bangkit - 3 Januari 2009

Israell adalah sebuah negeri tempat berkumpulnya iblis,setan,dajal,dan sejenisnya!!!!!!!!!!!!

2. sulaiman - 6 Januari 2009

wedew sejarah yang lo ceritain itu ad yg salah…… gw walaupun islam tapi gw tau bgt crita nya israel… jadi kita tidak boleh asal asal menyebutkan sejarah bangsa lain jika kita blom tau yg benar……

gw aj malah mw pindah msk kristen coz ajarannya lbih msk akal dah jelas terperinci…!!!!

isaninside - 6 Januari 2009

To Sulaiman

Semoga Allah SWT membuka pintu hati saudara, dan sadar dengan ap yang telah anda tulis… Masuk akal? yah parah banget, kunjungi aj web berikut buat buka mata selebar-lebarnya… http://attestantofthetruth.wordpress.com/

3. annie - 8 Januari 2009

israel bangsa yang amat bejat dengan segala kepintaran yang mereka miliki..semoga laknat Alloh senantiasa tercurahkan kepada mereka dan siksaan yang takkan pernah berhenti hingga pada masa org2 mukmin sebagai penghuni surga terlihat tersenyum dengan janji alloh yang telah terpenuhi..disaat para pejuang yang syahid dijalanNya tertawa dengan siksaan para musuh2 Alloh.

4. ONE_001 - 8 Januari 2009

wahwah….
untuk saat ini…
tidak pro hamaz / pro fatah..
apalagi israel yg bejat.

mulailah bentuk perdamaian di negeri sendiri.
dng contohnya tidak terpancing konflik dsana.
tunjukkan kepedulian dng bukti nyata..

apalagi yg diurai diatas hanyalah forward dr isaninside.
jd por & kontra itu wajar.

jd bro sulaiman tolong demokratis aja..!!

love u all my friends.

isan: good blog & salam kenal.
sulaiman: salam kenal bro..

keep on rock & reject WAR

5. robert - 11 Januari 2009

kehendak yg diatas aja bro itu perang ud dari jaman dulu… kita gak bisa menerka2 maksud Tuhan bro. malah gw berikiran klo mereka salam berarti kiamat semakin dekat kkkk…klo Tuhan mau dari dulu mereka ud damai atw israel ud ga ada soooo… gw setuju ama isan pikirin aja nasib negara kita dan jalani agama masing2… klo kita suatu saat jadi negara adi kuasa kan bisa jalankan misi perdamaian okkk alll good luck

6. robert - 11 Januari 2009

sori bener kata si one

7. shaimun - 12 Januari 2009

I agree with it….
there is I crime war in paletine….
Zionis must pay 4 it…..
include America ang england……
it just few generation before jewish became slafe again…..
just wait 4 it…..

8. agung - 27 Januari 2009

1. Melaksanakan KEWAJIBAN kita,….. itu yang ditutun oleh bangsa & Negara kita Indonesia tercinta ini barulah anda memiliki HAK untuk menentukan nasib sendiri.

2. sama dengan KEWAJIBAN kita….yang ditutun oleh ALLAH SWT yang kita sembah, barulah ALLAH SWT dapat memberikan HAK untuk BERNAFAS setiap hari……itu aja dah cukuuuuuuuup?

3. kita boleh melihat sesuatu PERISTIWA tapi jangan seakan-akan kita bisa mencari jalan keluarnya……wong kita cuma manusia ciptaan ALLAH yang sama….kho, mending BERDOA & MOHON PETUNJUK dari ALLAH SWT, siapa tahu DOA’MU terkabul dijawab.

4. DOA bagaimana yang dituntut oleh ALLAH SWT….? yakni Doa yang Permohonannya jangan MEMBENCI MAKLUK CIPTAANNYA, karena ALLAH SWT TIDAK AKAN MENDENGAR, alias ANDA memaksa ALLAH SWT untuk BERBUAT DOSA…..karena ALLAH TIDAK MENGAJAR UMAT’NYA UTK BERBUAT DOSA, TETAPI ANDA HARUS BERDOA MOHON PENGAMPUNAN BAGI MEREKA YANG MEMBENCI MAKLUK CIPTAAN’NYA, MAKA DOA’MU PASTI DIKABULKAN…….yowes?

5. Hai saudara2’ku……janganlah menyisihkan waktu kita setiap hari untuk mempersilahkan IBLIS hadir dalam benak pikiran kita, sehingga setiap saat kita tidak bosan2 membenci makluk ciptaan ALLAH.

6.Sisihkan waktu’mu berdoa kepada ALLAH untuk masuk dalam benak pikiran saudara sehingga ALLAH akan memberikan apa yang saudara minta………yaitu KEDAMAIAN DI BUMI, bukan sebaliknya KEKACAUAN DI BUMI, mungkin saja selama ini kita BERDOA SALAH DIHADAPAN ALLAH…….jadi si-IBLIS memanfaatkan kesempatan untuk merusak PERSAUDARAAN KITA dengan ALLAH.bukan si-Iblis merusak persaudaraan kita dengan PALESTINA/ISRAEL, tetapi si-IBLIS mengajak kita untuk jauh dari ALLAH sehingga pandangan kita terhadap PALESTINA/ISRAEL dipandang sebagai UMAT CIPTAAN ALLAH YANG SALING MEMBENCI…..”wong itu urusan’Nya sang Pencipta, emangnya kita ini sang pencipta,….sehingga mampu Meramalkan Nasib Palestina/Israel…? nonton aja TV…….kan ada KETIK NAMA KIRIM KE REG 9090……jadi bukan nonton ramalah tapi B E R D O A

9. ridwan - 1 Februari 2009

Setuju ama Agung

Jika kebencian memenuhi hati & pikiranmu maka bukan ALLAH lah yang berkuasa atas hati & pikiranmu melainkan IBLIS yang sedang beria-ria karena berhasil mengendalikan hati & pikiranmu,
Sebab ALLAH tidak menciptakan manusia untuk saling membenci dan mendendam,
ALLAH menciptakan manusia untuk saling mengasihi dan menyayangi, sebab hidup dalam hati yang damai dan iklas itu indah sekali karena hati yang dikuasai ALLAH itu idah dan damai, tidak ada kedengkian, tidak ada kebencian.
Yang bener itu kita berjuang untuk menciptakan perdamaian dengan hati yang damai dan iklas, kalo begitu berarti kita berada di pihak ALLAH, kalo kita mengakarkan kebencian berarti kita sedang dipihak IBLIS, kalo kita dipihak ALLAH siapa sih yang berani melawan,
catatan: lawanlah kejahatan dengan kebaikan, sebab disaat itu sesungguhnya ALLAH sedang berkemah dalam hatimu, IBLIS itu hanya bisa dikalahkan oleh KEBAIKAN – KASIH – KEDAMAIAN

OK BROO-

SO, Jadilah pribadi yang baik, yang penuh kasih sayang, yang ramah, karena ALLAH sangat menyukai hal itu

Pribadi yang penuh kebencian, kedengkian, amarah, dendam, akan menjadi musuh ALLAH,

bisa di tes, kalau perasaan hati kamu lagi benci, dengki, marah, atau dendam apakah kamu merasa damai untuk berdoa?

yang jelas jawabannya “tidak”, kenapa demikian?

karena disaat itu ALLAH tidak hadir dalam doa mu melainkan IBLIS yang sedang mendengar doa mu

beda kalau kita berdoa dalam suasana hati yang damai, tentram / lagi butuh, pasti rasa doanya syahdu, indah sekali, karena disaat itu sebenarnya ALLAH sedang berkemah dalam hatimu untuk memperhatikan baik2 setiap doamu

Jadi keputusan ada di kamu pilih menjadi sekutu ALLAH atau malah jadi sekutu IBLIS

aku saranin pilihlah dengan bijak

10. ישראל - 1 Februari 2009

Setuju ama Agung

Jika kebencian memenuhi hati & pikiranmu maka bukan ALLAH lah yang berkuasa atas hati & pikiranmu melainkan IBLIS yang sedang beria-ria karena berhasil mengendalikan hati & pikiranmu,
Sebab ALLAH tidak menciptakan manusia untuk saling membenci dan mendendam,
ALLAH menciptakan manusia untuk saling mengasihi dan menyayangi, sebab hidup dalam hati yang damai dan iklas itu indah sekali karena hati yang dikuasai ALLAH itu idah dan damai, tidak ada kedengkian, tidak ada kebencian.
Yang bener itu kita berjuang untuk menciptakan perdamaian dengan hati yang damai dan iklas, kalo begitu berarti kita berada di pihak ALLAH, kalo kita mengakarkan kebencian berarti kita sedang dipihak IBLIS, kalo kita dipihak ALLAH siapa sih yang berani melawan,
catatan: lawanlah kejahatan dengan kebaikan, sebab disaat itu sesungguhnya ALLAH sedang berkemah dalam hatimu, IBLIS itu hanya bisa dikalahkan oleh KEBAIKAN – KASIH – KEDAMAIAN

OK BROO-

SO, Jadilah pribadi yang baik, yang penuh kasih sayang, yang ramah, karena ALLAH sangat menyukai hal itu

Pribadi yang penuh kebencian, kedengkian, amarah, dendam, akan menjadi musuh ALLAH,

bisa di tes, kalau perasaan hati kamu lagi benci, dengki, marah, atau dendam apakah kamu merasa damai untuk berdoa?

yang jelas jawabannya “tidak”, kenapa demikian?

karena disaat itu ALLAH tidak hadir dalam doa mu melainkan IBLIS yang sedang mendengar doa mu

beda kalau kita berdoa dalam suasana hati yang damai, tentram / lagi butuh, pasti rasa doanya syahdu, indah sekali, karena disaat itu sebenarnya ALLAH sedang berkemah dalam hatimu untuk memperhatikan baik2 setiap doamu

Jadi keputusan ada di kamu pilih menjadi sekutu ALLAH atau malah jadi sekutu IBLIS

aku saranin pilihlah dengan bijak

Syaloom
ישראל

11. muntaha azhari - 19 Februari 2009

Ihsan, kalau boleh aku dikirim artikel anda tentang Bangsa Israel ini. Saya lagi mengkaji tentang hal ini.Makasih

12. muntaha azhari - 19 Februari 2009

Aku tunggu kiriman artikel anda tentang Bangsa Israel. Yhanks

13. jopay - 8 April 2009

israel laknat

14. Ternyata Benar : Syaitan diturunkan di Israel « dream indonesia - 19 April 2009
15. ^_^ - 18 Juli 2009

kakak2 Aku sayg kalian
udahlah
negara kita ndiri gag bener mau
njeleg2in ngra plhnnya Tuhan
mau di apain lagi

Marilh Kita KOreksi Diriii

djo pke emosilah….

hari giniiii…..

baljr mngshiilh

Ia uDalah aku Masih Kecil
Tapi Aku Baca Ini

aku Nagisss Tauuu

TUhan Sayang Kalian….

Tuhan Gag Jauh Ma Org2 yg ud nyktin Dya

SEMOGA diberkatiiiii

SYALOM

JBU

16. Markeso - 8 Juni 2010

Jangankan kepada manusia, kepaada binatang yang kelaparan aja kita harus peduli, rela menolong. Maka dengan bangsa palestina yang ditindas Iblis Zionis, sudah seharusnya wajib bagi umat manusia melenyapkan kedzoliman dari muka bumi. Yang jelas Israel hanyalah negara yang diada-adakan. Tanpa negara Israel bumi akan damai.

17. andy - 11 Agustus 2010

musnakan yahudi

18. musa - 13 Agustus 2010

sebenarnya ALLAH SWT sudah memberikan peringatannya kepada manusia melalui 4 kitab yang sudah diturunkanNYA dan selalu saja ada yang merubahnya, yaitu yahudi laknatullah alaih kecuali Qur’anul Karim, sebab belum ada sejarahnya Qur’an itu salah baik dari ejaan sampai yang diterangkannya, kalau Injil, Taurat dan Zabur sudah banyak dibuang aslinya sama yahudi sebab ketiga kitab itu dari Nabi yang merupakan kaum mereka, lain sama Islam dan Qur’an yang berasal dari Arab jadi hanya Qur’an sajalah yang orisinal, menyangkut yahudi saja sudah banyak Qur’an dan hadist yang menerangkan, namun karena kita ini banyak yang lemah iman maka tidak mau mempelajarinya, sedangkan Rasulullah SAW bersabda, tidak sempurna iman seseorang sebelum disandarkannya nafsunya pada agama yang aku bawa, bayangkanlah…. kita saja belum beriman atau pun tidak sempurna imannya jikalau tidak mau mempelajari Qur’an dan hadist, jadi dalam hadist dikatakan barangsiapa yang mengikuti yahudi maka sampai lubang biawak pun akan diikutinya, artinya hidup kita sudah seperti yahudi, cobalah lihat, mesjid hanya ramai pas jum’atan doang, 5 waktu tidak ada orang kecuali orang2 tua, padahal mesjid adalah jantungnya suatu kampung, jikalau ramai mesjidnya maka hiduplah kampung itu, dan sepi mesjidnya maka matilah kampung itu, mesjid adalah taman surga maka barangsiapa yang meramaikannnya maka ia sudah berada di tamannya, dan berjalan kaki ataupun memakai kendaraan, maka esok di mahsyar, setiap benda yang kita gunakan untuk bolak balik ke mesjid dia akan dibangkitkan, apakah itu sendal kita, motor kita, mobil kita dsb…. jadi cara menghancurkan yahudi dan nasrani itu mudah, bilamana shalat subuhnya sudah sama dengan shalat jum’atnya, alamat yahudi nasrani akan hancur…. dan karena kita hanya meramaikan mesjid pada saat jum’atan saja, maka tidaklah berbeda dengan yahudi yang pergi ke sinagog nya pada hari sabtu sedangkan nasrani pada hari minggu, jadi apakah kesalahan itu pada mereka ? tidak, pada kita umat Islam ini sajalah yang salah, sebab tidak mau mengikuti kerja orang2 dahulu, mengikuti kerja dakwah Nabi SAW dan pada shalihin RA….

19. sugiharto - 5 Februari 2011

——– biadab habis….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: